Budaya Takhayul Di Indonesia
Rabu, 01 September 2010
Kali ini saya akan bahas sesuatu hal yang sulit dijelaskan dengan nalar dan akal sehat yaitu TAKHAYUL.
Apa sih takhayul..? Menurut kamus besar Bahasa Indonesia, tahayul berarti kepercayaan kepada sesuatu yang dianggap ada atau sakti, tetapi sebenarnya tidak ada atau tidak sakti.
Entah dari mana sumber takhayul itu dan siapa yang memulainya? Yang pasti takhayul terus saja hidup di ranah pergaulan masyarakat Indonesia. Namun ada juga sebagian yang masuk akal, karena takhayul itu ada atau di ceritakan untuk menghindari sesuatu hal yang secara empiris yang dapat berakibat buruk pada seseorang. Namun tidak sedikit takhayul yang dikenal luas itu tanpa alasan yang bisa dipertanggungjawabkan kebenaran dan alasannya. Sebagai mahluk intelektual, kita seharusnya dapat menolak takhayul secara utuh. Kalaupun ada takhayul yang rasional dan dapat dipertanggungjawabkan, cukup jadikan itu sebagai common sense yang memang berlaku umum tidak perlu ada acara gaib-gaib hingga mengimaninya seperti sebuah ajaran agama.
Meskipun ada beberapa takhayul tradisional yang cukup rasional, tapi tetap saja pembuktiannya dapat terlaksana setelah adanya perkembangan ilmu pengetahuan. Jadi secara otomatis, semua takhayul itu mati seiring dengan berubahnya status mereka menjadi fakta ilmiah. Sedangkan takhayul tradisional yang tidak lolos verifikasi ilmiah tetap menjadi takhayul. Sambil menunggu pembuktian baru oleh perkembangan ilmu di masa depan, takhayul - takhayul ini hanya bisa menjadi penghias ranah dialog dan pengisi lembar - lembar karya sastra.
Untuk itu kedepannya, saya akan membahas dan mencoba mengumpulkan informasi dan menuliskan beberapa takhayul yang populer di masyarakat serta mencoba untuk mencari jawaban dan menjelaskan sebab akibat dari takhayul itu kepada teman-teman pembaca setia blog ini.
Apa sih takhayul..? Menurut kamus besar Bahasa Indonesia, tahayul berarti kepercayaan kepada sesuatu yang dianggap ada atau sakti, tetapi sebenarnya tidak ada atau tidak sakti.
Entah dari mana sumber takhayul itu dan siapa yang memulainya? Yang pasti takhayul terus saja hidup di ranah pergaulan masyarakat Indonesia. Namun ada juga sebagian yang masuk akal, karena takhayul itu ada atau di ceritakan untuk menghindari sesuatu hal yang secara empiris yang dapat berakibat buruk pada seseorang. Namun tidak sedikit takhayul yang dikenal luas itu tanpa alasan yang bisa dipertanggungjawabkan kebenaran dan alasannya. Sebagai mahluk intelektual, kita seharusnya dapat menolak takhayul secara utuh. Kalaupun ada takhayul yang rasional dan dapat dipertanggungjawabkan, cukup jadikan itu sebagai common sense yang memang berlaku umum tidak perlu ada acara gaib-gaib hingga mengimaninya seperti sebuah ajaran agama.
Meskipun ada beberapa takhayul tradisional yang cukup rasional, tapi tetap saja pembuktiannya dapat terlaksana setelah adanya perkembangan ilmu pengetahuan. Jadi secara otomatis, semua takhayul itu mati seiring dengan berubahnya status mereka menjadi fakta ilmiah. Sedangkan takhayul tradisional yang tidak lolos verifikasi ilmiah tetap menjadi takhayul. Sambil menunggu pembuktian baru oleh perkembangan ilmu di masa depan, takhayul - takhayul ini hanya bisa menjadi penghias ranah dialog dan pengisi lembar - lembar karya sastra.
Untuk itu kedepannya, saya akan membahas dan mencoba mengumpulkan informasi dan menuliskan beberapa takhayul yang populer di masyarakat serta mencoba untuk mencari jawaban dan menjelaskan sebab akibat dari takhayul itu kepada teman-teman pembaca setia blog ini.
Langganan:
Postingan (Atom)

